info nongkrong :

InFo TERBARU !!!

mangli magelang

Posted by fauzi on Thursday, January 12, 2012

Sebutan Mangli barangkali identik dengan Maju, Aman, Nyaman, Gumregah dan Rejeki atau Berkahnya mBanyu Mili. Memang begitulah kehidupan masyarakat Desa Mangli, Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten MagelangMangli terus bergumul membangun desanya, lingkungan permukiman sehat dan beberapa rumah nampak menjulang antena parabola. Desa ini tidak miskin-miskin amat.

Sepanjang ruas jalan menuju desa Mangli, sebuah desa di kaki Gunung Sumbing,  panoramanya sangat memanjakan emosional kita, betapa tidak di kiri kanan jalan yang tidak terlampau lebar meski beraspal itu adalah curam yang landai, dan petak-petak terasering lahan yang ditanami berbagai komoditas sayuran terhampar menghijau dengan latar belakang Gunung Sumbing yang begitu cantik.

Masyarakat dan Desa Mangli hari itu, 14 Februari 2011 layak berbahagia, karena masa itu di lokasi tersebut diselenggarakan sosialisasi sertifikasi tanah kawasan lindung dan sawah lestari yang dilakukan oleh pemerintah provinsi yang bernama Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermades) Prov. JatengTerlibat dalam agenda tersebut antara lain, Bapermas dan BPN Kab. Magelang, Camat dan Kapolsek Kec. Kaliangkrik, Magelang serta masyarakat calon penerima sertifikasi sejumlah 100 orang.

Desa Mangli memperoleh alokasi kegiatan sertifikasi pertanahan di atas sejumlah 100 bidang. Hal ini disambut baik dan antusias masuarakat setempat, karena menurut Kepala Desa Mangli, Juwandi, di desa ini hingga sekarang masyarakat yang memiliki sertifikat tanah,  pekarangan dan rumah maupun sawah dan lahan lain masih bisa masih dalam hitungan jari, belum ada 10 sertifikat. Kondisi ini sangat memprihatinkan dan dengan alokasi kegiatan ini sangat dinantikan masyarakat.

Read More

obyek wisata air terjun kedung kayang magelang

Posted by fauzi on Thursday, January 5, 2012

kedung kayang adalah air terjun yang ada di magelang, di apit dua gunung yaitu gunung merapi dan merbabu.
wisata yang cukup menarik di jawa tengah. banyak pengunjung yang memadati tempat ini setiap harinya, njuberlebih bila liburan datang, tempat ini sangat penuh, pengunjungnya pun berfariasi, dari kalangan anak-anak sampai orang tua.
namun jalan menuju tempat ini masih belum bagus, masih banyak jalan-jalan yang berlubang, harus banyak perbaikan di lakukan.
Read More

Armada Town Square Magelang

Posted by fauzi on Tuesday, January 3, 2012



Saya, orang ndeso ini baru kenal yang namanya Mall / Supermarket baru tahun 1998 saat pindah sekolah ke MAN Model Jambi. Hari Minggu biasanya diluangkan untuk bermain ke Ramayana untuk sekedar cuci mata tentunya, karena untuk berbelanja merogoh kantong pun yang keluar koin kumal 100 perak.
Mulai mengenal banyak pilihan mall ( lagi-lagi ) hanya untuk cuci mata adalah ketika hijrah ke kota Gudeg Yogyakarta tahun 2001. saya mulai mengenal adanya pilihan Supermall dan Minimarket, yogya yang terkenal sebagai kota pelajar menjadi pusat segala kemajuan. Dalam pikiran saya yang namanya supermall itu hanya akan ada dan berdiri di kota-kota besar yang potensi pasarnya bagus serta banyaknya pengunjung atau wisatawan. Namun dari tahun ketahun paradigma itu bergeser, karena kota2 kecil penyangga pun sudah mulai banyak berdiri supermarket dan mall.
Salahsatu kota penyangga yang menggeliat dalam pembangunan adalah Magelang, sehingga sang mengusaha pribumi pemilik Armada Bapak David hermanjaya atau lebih dikenal dengan sebutan Wan king yang bekerjasama dengan sebuah perusahaan asal Prancis mendirikan Armada Town Square (ARTOS). Artos berlokasi di area antara Jalan Jenderal Sudirman dengan Jl Mayjen Bambang Sugeng, Desa Banyurojo kecamatan Mertoyudan yang sebelumnya duklu digunakan sebagai pabrik tenun Mertoyudan. Artos menjadi Pusat perbelanjaan Carrefour, Hotel, Shopping Mal, dan Convention Hall di Magelang mengalahkan Supermarket yang sudah ada saat ini di Magelang seperti TRIO yang ada alun-alun Magelang.

Perkembangan pasar modern di daerah-daerah tentunya akan membawa dampak positif dan negatif untuk daerah sekitar, hal dapat dicermati diantaranya adalah meningkatnya gengsi daerah dan bisa mendatangkan wisatawan datang tidak hanya mengunjungi borobudur lalu pulang dan mampir di jogja, tapi bisa langsung menuju kota magelang untuk menikmati suasana ARTOS yang megah tersebut, Namun disisi lain juga yang harus dipikirkan adalah akan semakin terpinggirkannya para pengusaha tradisional yang cekak modal, disini perlu ada kearifan dan kebijakan pemerintah setempat supaya dengan perkembangan daerah tidak mematikan ekonomi warga sekitar, seperti yang terjadi sekarang, menjadi fakta bahwa warga Borobudur termasuk 3 daerah termiskin di Jateng, suatu yang ironi mengingat disana ada Obyek Wisata Nasional.
Saya sebagai warga yang berseliweran di Magelang dan sering lalu lalang didepan jalan ARTOS berharap keberkahan dan kemajuan suatu daerah itu bisa dirasakan merata oleh semua lapisan masyarakat.
Read More